Malaysia, 2025 β Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan (UMMADA) Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas jaringan dan kolaborasi global melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dan Pimpinan Cabang Istimewa ‘Aisyiyah (PCIA) Malaysia. Kegiatan ini sekaligus menjadi tonggak penting karena menjadi dasar bagi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang pertama kalinya dilakukan oleh UMMADA Cirebon.
Penandatanganan MoU ini dilaksanakan dalam suasana penuh semangat dakwah dan kolaborasi, yang bertujuan tidak hanya memperkuat jejaring Muhammadiyah secara global, tetapi juga memberikan pengalaman internasional bagi mahasiswa. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi internasionalisasi UMMADA Cirebon untuk menjawab tantangan global dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di tingkat internasional.
Rektor UMMADA Cirebon menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam mendekatkan institusi pendidikan dengan dunia nyata serta memperluas medan pengabdian mahasiswa. “Dengan adanya KKN Internasional ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari sisi akademik, tetapi juga dari pengalaman lintas budaya, nilai kemanusiaan global, serta bagaimana dakwah Muhammadiyah bisa memberikan kontribusi di luar negeri,” ujarnya.
Kerja sama antara UMMADA Cirebon dan PCIM-PCIA Malaysia akan mencakup berbagai bidang strategis, termasuk pengembangan program pengabdian masyarakat, kolaborasi riset, pertukaran pelajar, serta penyelenggaraan kegiatan-kegiatan dakwah kultural di kawasan Asia Tenggara. PCIM Malaysia sebagai representasi resmi Muhammadiyah di luar negeri memiliki peran penting dalam memperluas jejaring institusi Muhammadiyah dan mengakomodasi kegiatan-kegiatan sosial keagamaan yang dilakukan oleh diaspora Muhammadiyah.
Dalam konteks ini, mahasiswa UMMADA Cirebon yang tergabung dalam program KKN Internasional akan ditempatkan di komunitas-komunitas masyarakat Indonesia di Malaysia, khususnya di daerah yang memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan informasi. Mereka akan menjalankan berbagai program pengabdian yang relevan dengan bidang studi masing-masing, seperti penyuluhan kesehatan, penguatan literasi anak-anak Indonesia, pelatihan kewirausahaan, serta kegiatan sosial berbasis komunitas.
Kehadiran mahasiswa UMMADA di Malaysia diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat setempat, tetapi juga meningkatkan kemampuan adaptasi, komunikasi, dan kepemimpinan mereka dalam konteks internasional. Di sisi lain, kolaborasi ini mempertegas posisi UMMADA sebagai kampus yang aktif dan responsif terhadap isu-isu global.
Sementara itu, Ketua PCIM Malaysia menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapan mereka untuk menjadi mitra strategis dalam pelaksanaan program KKN dan kegiatan lain yang bersifat edukatif dan dakwah. “Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membuka ruang-ruang baru bagi kader Muhammadiyah untuk berkembang di tingkat global. Malaysia adalah negara yang sangat potensial untuk menjadi laboratorium pengabdian mahasiswa, terutama dalam konteks sosial multikultural,” ujarnya.
Begitu pula dengan Ketua PCIA Malaysia yang menyatakan bahwa kontribusi mahasiswa dalam ranah perempuan dan anak sangat dibutuhkan, terutama untuk kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan. PCIA Malaysia membuka pintu seluas-luasnya untuk kegiatan kolaboratif yang mendukung misi Aisyiyah dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan.
MoU ini juga menjadi bagian dari diplomasi soft power Muhammadiyah melalui perguruan tinggi, yang terus berkembang menjadi aktor penting dalam jejaring internasional. Seiring dengan itu, UMMADA Cirebon telah mencanangkan program internasionalisasi yang bertumpu pada tiga pilar utama: kolaborasi akademik, mobilitas mahasiswa, dan pengabdian masyarakat global.
KKN Internasional yang akan dilaksanakan ini bukan sekadar program rutin, melainkan proyek strategis yang menempatkan mahasiswa sebagai duta-duta Muhammadiyah yang membawa nilai-nilai Islam Berkemajuan ke tengah masyarakat dunia. Selain itu, program ini akan memperluas pemahaman mahasiswa terhadap tantangan global seperti migrasi, hak pendidikan anak-anak migran, akses kesehatan lintas negara, dan pentingnya solidaritas umat di level global.
Dalam jangka panjang, UMMADA Cirebon menargetkan untuk memperluas jangkauan program internasionalnya ke negara-negara lain di Asia Tenggara, Timur Tengah, dan bahkan Eropa. Kerja sama dengan PCIM dan PCIA Malaysia ini menjadi fondasi awal yang kuat dalam membangun tradisi global di kalangan civitas akademika.
Mahasiswa yang terlibat dalam KKN Internasional ini telah melewati serangkaian seleksi dan pembekalan intensif yang tidak hanya mempersiapkan mereka secara akademik, tetapi juga mental dan spiritual. Mereka dibekali dengan pengetahuan lintas budaya, pelatihan komunikasi internasional, hingga pemahaman mengenai isu-isu global yang relevan dengan lokasi penempatan.
Semoga dengan MoU dan pelaksanaan KKN Internasional ini, UMMADA Cirebon dapat menjadi pelopor dalam mendorong mahasiswa untuk keluar dari zona nyaman, memperluas cakrawala pemikiran, serta membumikan nilai-nilai kemanusiaan dan dakwah Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin di kancah internasional.
π Ikuti Akun Sosial Media Resmi Kita di:
π Official Account: @ummadacirebon
π Fakultas Farmasi: @farmasi.ummada
π Fakultas Ilmu Kesehatan: @fikes.ummada
π Fakultas Ekonomi, Sosial & Humaniora: @feshum.ummada
π Website Resmi: ummada.ac.id
π₯ YouTube: @ummadacirebon
π© E-Mail: [email protected] / [email protected]



