UMMADA Cirebon Hadirkan SIM-EPK untuk Mempermudah Pengajuan Etik Penelitian Kesehatan

CIREBON – Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon (UMMADA Cirebon) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan penelitian yang berkualitas melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Sistem Informasi Manajemen Etik Penelitian Kesehatan (SIM-EPK) yang dapat diakses melalui website sim-epk.ummada.ac.id.

SIM-EPK merupakan platform digital yang dirancang untuk memfasilitasi proses pengajuan etik penelitian kesehatan secara terintegrasi. Melalui sistem ini, dosen, mahasiswa, peneliti, maupun mitra penelitian dapat mengajukan dokumen penelitian untuk mendapatkan telaah etik dengan lebih mudah, cepat, dan transparan.

Keberadaan etik penelitian kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam menjamin perlindungan hak, keselamatan, dan kesejahteraan subjek penelitian. Oleh karena itu, setiap penelitian yang melibatkan manusia sebagai responden atau subjek penelitian perlu melalui proses penilaian etik sebelum pelaksanaan penelitian dilakukan.

Melalui SIM-EPK, proses administrasi yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat dilakukan secara daring. Pengguna dapat melakukan registrasi, mengunggah dokumen penelitian, memantau status pengajuan, serta memp

eroleh informasi terkait proses telaah etik melalui satu sistem yang terintegrasi.

Penerapan sistem digital ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan Komite Etik Penelitian Kesehatan sekaligus memberikan kemudahan bagi para peneliti dalam memenuhi persyaratan etik penelitian. Selain itu, sistem ini juga mendukung tata kelola layanan yang lebih akuntabel, transparan, dan terdokumentasi dengan baik.

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi menjadi “Universitas Unggul dan Islami Berorientasi Kesehatan dalam Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Tahun 2044”, UMMADA Cirebon terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi yang mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Dengan hadirnya SIM-EPK, UMMADA Cirebon berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas penelitian kesehatan serta memperkuat budaya penelitian yang menjunjung tinggi etika, integritas, dan tanggung jawab ilmiah.

Para peneliti yang akan mengajukan telaah etik penelitian kesehatan dapat mengakses layanan tersebut secara langsung melalui website sim-epk.ummada.ac.id untuk memperoleh informasi dan melakukan proses pengajuan secara daring.

Melalui layanan ini, UMMADA Cirebon terus berkomitmen mendukung pengembangan penelitian yang berkualitas, beretika, dan bermanfaat bagi masyarakat serta kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.